Tahapan Dalam Melaksanakan Strauss Pile

Tahapan Dalam Melaksanakan Strauss Pile

Staruss pile memang menjadi pilihan utama dalam pembangunan pondasi. Karena memang tidak bisa dipungkiri bahwa selain harganya bersahabat, cara pelaksanaanya cukup sederhana, karena hanya menggunakan tenaga manusia saja. untuk pondasi yang satu ini juga sangat aman jika digunakan dalam membangun bangunan tingkat 2 sampai tingkat 4.

Dengan memiliki kualitasnya yang sangat baik ini membuat masyarakat tertarik untuk memilihnya. Nah buat anda semua yang masih bingung bagaimana tahapan dalam pelaksanaanya strauss pile ini, ternyata sangat gampang, berikut akan di jelaskan secara rinci.

 

Siapkan semua kebutuhan

Tahapan pertama yang harus anda lakukan adalah menyiapkan semua kebutuhan dalam berkerja. Meski dalam pelaksaan pondasi ini mudah tetapi anda harus menyiapkannya dengan matang.

Karena memerlukan waktu yang sedikit lama untuk mengatur alat-alat yang akan digunakan dalam proses pengeboran, contohnya seperti setang pipa, mata bor, pipa tremi dan lain-lainnya. Jadi harus benar-benar di persiapkan, agar pemasangan pondasi ini tidak terhenti, dan tidak ada kendala.

 

 

Mulai melakukan pengeboran

Sebelum anda melakukan pengeboran ini, anda harus pastikan berapa besar diameter tanah yang akan dibor dan hal tersebut sudah harus sesuai dengan rencana yang telah disepakati sebelumnya. Pekerja dalam pemasangan pondasi ini bisa sekitar dua sampai empat orang pekerja, semua itu tergantung pada kondisi kesulitan pemasangan pondasi.

Untuk tiang strauss pile biasanya memiliki ukuran diameter yang besar mulai dari 25 cm hingga 30 cm saja. yang dimana nantinya proses pengeboran akan menggunakan alat mata bor, dengan diputar-putar. Tetapi dalam memutar mata bor harus dilakukan dengan beban tekanan yang maksimal agar kumpulan tanah bisa diangkat lalu di buang.

 

Melakukan pembesian

Tahapan untuk selanjutnya ialah melakukan pembesian, yang di mana dalam proses pengerjaan pembesian ini anda harus membuat besi spiral yang pada umumnya ukuran besi tersebut ialah 8 mm dengan poros jarak 15 cm sampai 20 cm, yang kemudian dilakukan pemotongan besi. Setelah itu langsung dilanjutkan dengan merangkai kedua bagian sampai membentuk satu rangakaian tulang besi.

 

Melakukan pengecoran

Tahap bagian akhir ini adalah anda harus melakukan pengecoran. Untuk melakukan proses pengecoran ini di butuhkan kesabran dan juga ketelatenan. Karena jika lubang yang telah di bor dipenui dengan air, maka harus di lakukan pengecoran menggunakan pipa paralon, untuk pipa tremi ini berfungsi agar tidak tercampur dengan air berlumpur tersebut.

Dengan melakukan hal yang demikian maka pengecoran akan menghasilkan beton yang baik. Namun jika kondisi tanah yang akan dicor kering, maka anda hanya tingal memasukkan secara langsung adonan cor tersebut pada lubang bor.

Disarankan untuk bahan cor harus padat, dan ketika dimasukkan ke dalam lubang harus benar-benar penuh dan tertutup rapat dengan begitu maka hal ini akan membuat kualaitas pondasi strauss pile akan sangat baik. Sehingga pondasi ini sangat cocok untuk segala pembangunan, contohnya untuk pondasi rumah, gedung bertingkat, ruko, pasar, benteng, pagar, dan masih banyak lagi yang lainnya.

Itulah beberapa tahapan yang harus anda lakukan saat pemasangan pondasi strauss pile. Pemasangan pondasi ini sangat sederhana ketimbang pondasi yang lainnya harus melalui tahapan yang begitu rumit, tetapi dalam pelaksanaannya harus selalu didampingi oleh orang sudah berpengalaman. Jadi tidak akan ada kendala dalam pemasangan pondasi ini. Semoga pembahasan di atas bisa bermanfaat untuk anda.

Leave a Reply